Bagaimana Globalisasi Memengaruhi Kebijakan Pajak

Bagaimana Globalisasi Memengaruhi Kebijakan Pajak

Konsultan Pajak Jakarta Barat – Globalisasi telah menjadi tren yang semakin meningkat bagi bisnis yang ingin berkembang. Dengan berkembang ke pasar luar negeri, perusahaan mengharapkan untuk meningkatkan pendapatan dan pendapatan bagi pemegang saham dalam jangka panjang. Seperti yang telah terjadi, globalisasi telah membuat perpajakan lebih kompleks daripada sebelumnya. Negara-negara mengembangkan perpajakan dalam upaya menumbuhkan ekonomi domestik; Namun globalisasi telah mengubah desain pajak tertentu dan tingkat kepatuhannya. Beberapa negara telah memilih untuk menaikkan pajak, sementara yang lain telah menurunkan tarif pajak untuk menarik individu dan bisnis dalam upaya meningkatkan ekonomi domestik. Pajak diberlakukan untuk memiliki individu dan perusahaan yang membayar bagiannya yang adil, tapi bukan itu yang terjadi di banyak wilayah di seluruh dunia.

Mobilitas modal antar negara menyebabkan berkurangnya pendapatan melalui perpajakan. Dalam Dampak Globalisasi terhadap Karakteristik Sistem Perpajakan Negara-negara Eropa, Lukovi mengutip sebuah keyakinan bahwa perpajakan harus dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan multilateral dan bukan pendekatan sepihak. Hal ini tentu akan membantu efektivitas perpajakan di seluruh perbatasan luar negeri, namun tetap tidak akan menyelesaikan semua masalah. Di seluruh dunia, negara-negara berada pada tahap perkembangan yang berbeda, sehingga memiliki gagasan yang berbeda mengenai bagaimana menerapkan kebijakan pajak untuk kebaikan mereka sendiri. Karena alasan itu, tidak realistis untuk percaya bahwa sistem pajak kesatuan dapat diperoleh. Jika sistem kesatuan diterapkan, perusahaan terkait akan dikenai pajak sebagai satu kesatuan dan havens pajak akan dieliminasi.

Tarif yang lebih tinggi menawarkan alternatif yang lebih mudah untuk pajak dan memiliki kepatuhan yang meningkat. Sebaliknya, tarif yang lebih tinggi menghambat perdagangan antar negara di mana sumber daya tertentu masih dibutuhkan. Pajak konsumsi, seperti pajak penjualan dan cukai, mengurangi kemampuan pembayar pajak untuk bermain trik dalam upaya penghindaran pajak. Perekonomian terbuka kecil kurang bergantung pada keuntungan dan pendapatan pajak, dan lebih bergantung pada pajak konsumsi dan pajak perdagangan internasional, yang mencerminkan fakta bahwa sistem pajak yang dirancang dengan baik berdasarkan pada pajak konsumsi dapat menciptakan lebih sedikit distorsi ekonomi daripada berbagai bentuk pajak. Pada keuntungan perusahaan dan pendapatan pribadi (Lukovi 120). Jika menyangkut pajak penghasilan, di Amerika Serikat, hal itu dapat dimanfaatkan dengan memastikan menerima pendapatan yang dikenai pajak pada tingkat alternatif yang lebih rendah, seperti dividen berkualitas antara aset keuangan lainnya.

Korporasi telah menggunakan banyak teknik untuk mengurangi kewajiban pajak, salah satunya adalah membangun cabang di wilayah dengan tingkat pajak rendah. Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) berupaya memperbaiki sistem perpajakan internasional. Proposal lain bisa menghilangkan peraturan yang memungkinkan perusahaan memiliki gudang di sebuah negara tanpa membuat tempat tinggal pajak di sana. Itu bisa menimpa Amazon.com, yang melaporkan keuntungan Eropanya untuk melarang haven haven berkat pembebasan gudang (Roll Call) . Ini adalah salah satu dari banyak contoh perusahaan, dan juga individu, menemukan cara untuk berhasil dalam penghindaran pajak. Masing-masing negara adalah negara yang perlu mengambil tindakan pada akhirnya karena OECD tidak memiliki kewenangan penegakan hukum.

Tidak dapat diduga berapa banyak perusahaan tidak membayar pajak. Di Amerika Serikat antara 1996-2000, sekitar dua pertiga perusahaan transnasional (TNC) tidak membayar pajak sama sekali, dan lebih dari 90% membayar di bawah 5% dari total pendapatan mereka. Dari tahun 2005 sampai 2006, dari 700 perusahaan terbesar di negara ini Inggris, 220 tidak membayar pajak Inggris sama sekali (Strauss). Ini menunjukkan bahwa ada celah dalam banyak sistem perpajakan, dan pebisnis cerdas itu akan menemukan cara untuk meminimalkan kewajiban pajak. Administrasi kebijakan pajak menjadi rumit ketika perusahaan memiliki tempat tinggal di beberapa negara.

Globalisasi telah membuat solusi terhadap kebijakan pajak yang cukup berawan. Pajak bisa sangat meringankan dampak kemiskinan. Apapun cara terbaik untuk menetapkan kebijakan pajak internasional adalah, perlu ada koordinasi yang meningkat antar wilayah. Ini melibatkan komunikasi informasi antar negara untuk memastikan agar pendapatan pajak potensial tidak hilang. Langkah lebih dekat ke sistem pajak kesatuan akan membantu efektivitas perpajakan karena penghindaran dan penghindaran akan lebih sulit dicapai.

Read More

6 Pilihan Kafe di Kampung Inggris Pare yang Wajib Kamu Coba

Kampung Inggris, 2 kata berjuta kenangan dan cerita. Siapa sih yang tidak kenal dengan Kampung Inggris di Pare?

Banyak pelajar dari berbagai dunia berbondong-bondong datang ke Kampung Inggris dengan tujuan yang hampir sama, yaitu belajar bahasa inggris lewat lembaga kursus yang ada di tempat tersebut.

Tetapi tak sedikit dari mereka juga mengurungkan niatnya karena mitos yang beredar di masyarakat. disana susah mencari ATM, nggak ada kafe, nggak bisa belanja.

Padahal tahukah kamu bahwa Kampung Inggris juga memiliki kafe andalan. Nah, jika kamu berniat mengunjungi desa bahasa tersebut dalam waktu dekat ini, jangan lupa untuk mampir ya!

1. Pare Corner

pare-corner

Mau nongkrong seru dengan gaya vintage dan retro? Kampung Inggris punya salah satunya.

Pare Corner bertempat di Jl. Lamtana No.1, Tegalsari, Tulungrejo, Kec. Pare, Kediri. Selain memiliki ornamen vintage dan retro, Pare Corner juga menyajikan makanan dan minuman yang lezat mulai dari Rp 9.000 dan Rp 10.000.

Suasana yang ditawarkan Pare Corner juga cocok digunakan untuk belajar bahasa inggris seperti latihan speaking,hafalan vocabulary atau sekadar berkumpul menikmati hari bersama teman-teman kamu lho.

2. Oma Walet Kampung Inggris

oma-walet

Satu lagi kafe yang menawarkan interiod design yang instagramable, yaitu Oma Walet

Oma walet adalah salah satu kafe yang cukup baru di kawasan Kampung Inggris. Namun Oma Walet tidak mau kalah dengan kafe-kafe sebelumnya, untuk menarik minat pengunjung Oma Walet menghadirkan live music setiap harinya.

Terletak di Jalan Stadion Candra Birawa no. 3, Tulungrejo, Pare, Oma Walet memiliki beragam menu minuman dan beberapa makanan ringan. Sayangnya, jika kamu ingin menikmati suasana Oma Walet dan nongkrong di sana, kamu harus merogoh kocek yang cukup dalam.

3. Kopi Holic

kopi-holic-kampung-inggris

Kalau kamu pencinta kopi maka kamu wajib menjadikan kafe ini salah satu tujuan kamu jika ke Kampung Inggris.

Sesuai dengan namanya, Kopi Holic menyediakan beragam jenis kopi dari seluruh daerah di Indonesia. Kafe ini memiliki tagline “Buktikan Nyalimu Kalau Kamu Benar-benar Pencinta Kopi”. Namun sayangnya, kafe ini tidak cocok dijadikan tempat hafalan vocab, sebab di Kopi Holic menghadirkan live music setiap harinya.

Selain kopi, Kopi Holic juga menyediakan beberapa semilan ringan dan makanan. Jangan khawatir soal harga, karen Kopi Holic memiliki harga yang sesuai dengan kantong pelajar.

Kopi Holic terletak di Jalan Dr. Wahidin no 31, Kampung Inggris Pare, Kediri.

4.     Pare’s Eat Drink Coffe

pare-eat-drink-coffee

Sesudah Oma Walet, Pare’s Eat Drink Coffee adalah kafe baru di Kampung Inggris. Mengusung tema outdoor  dan indoor, Pare’s Eat Drink Coffee adalah idola Kampung Inggris yang baru.

Oh iya, selain menikmati makanan dan minuman dengan harga yang standar, kamu juga bisa ber swa foto di kafe ini. Design dengan Eifel tepat di tengah kafenya sukses membuat sebagian orang tertarik untuk mengunjungi kafe ini.

Pare’s Eat Drink Coffee terletak tepat bersebelahan dengan SC Futsal, nah cocok banget kan buat kamu  yang selesai bermain futsal kemudian mampir di kafe ini. Kafe ini memiliki tagline “Give You Another Experience” yang memang benar-benar memberikan pengalaman yang berbeda.

5.     Ngaropi Kafe Kampung Inggris

ngaropi-kafe-kampung-inggris

Ngaropi kafe adalah rival dari Pare Corner. Lah, kenapa rival? Sebab tempatnya tepat terletak bersebrangan dengan Pare Corner.

Menawarkan ruangan dengan interior yang cukup lebar, Ngaropi sering dijadikan tempat untuk sekadar ngumpul, arisan ataupun belajar secara berkelompok. Makanan dan minuman yang ditawarkan di sana pun cukup terjangkau dengan kantong pelajar.

Salah satu hal unik yang ditemui di Ngaropi adalah perpustakaan. Buku-buku seperti The Religion of Java,  novel Tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer seperti Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca, dan karya Toer lainnya. Cocok buat kamu yang pecinta buku dong!

6.     Pride The Social Coffee House

pride-kampung-inggris

Pride adalah pelopor kafe di Kampung Inggris. Terletak di  Jalan PK Bangsa Bangsa Ruko Surya Mandiri. No. B8 Pare, Kediri, Pride adalah kafe tertua. Berdiri sejak 2013 Pride sukses menemani Kampung Inggris hingga sekarang, 2019.

Konsep yang diusung oleh Pride sendiri adalah self service. Self Service adalah konsep di mana kamu harus memesan, menunggu, dan mengambil makanan serta minuman yang kamu pesan secara mandiri.

Sayangnya, kafe ini tidak cukup ramah di kantong pelajar. Harga minuman yang ditawarkan di sana paling murah Rp 15.000.  Kamu juga harus berpikir ulang jika ingin makan besar di Pride, sebab kafe ini tidak memiliki menu makanan besar. Pride hanya menyediakan minuman dan makanan ringan saja.

Meskipun demikina, Pride tetap cocok jadi destinasi cafe favorit kamu ketika di Kampung Inggris lho!

 

Read More